Paid To Click (PTC) yang Direkomendasikan : Neobux | Palmbux | HKbuzz | Duitbux | Next Tip »

Tag-Archive for » Agus Dwi Putra «

Saat awan hitam mengintai
aku berlari meninggalkanmu
Telah kukerek tubuhmu tinggi di dahan pohon
Dan telah datang burung-burung menyambutmu seperti karib lama
Membawamu terbang mengintip peri-peri
yang tak habisnya bercanda
yang berkumpul entah di atas mana

Tapi kini aku ragu:
adakah kau telah terbang bersama burung-burung
merdeka dari tubuhmu
atau sendiri sepi tererayun-ayun di atas pohon di taman itu?

Di keremangan malam
Sambil menurunkan jasadmu yang beku diguyur hujan
aku terkenang obrolan terakhir kita:
-Tahukah kau apa itu hujan?
-Kau sinting, semua orang tahu
-Semua orang sinting. Aku bertanya padamu
Aku diam
Katamu:
Di atas sana ada peri-peri merajut pelangi
Mereka ceroboh dan suka bercanda hingga jarum-jarum itu
berjatuhan ke bumi
ke atap-atap rumah kita
lalu kita sebut hujan
Kadang mereka selesai merajut pelangi, dan
anak-anak kita melonjak riang menyaksikannya
Lebih sering mereka gagal merajutnya

Kau sinting, kawan
Aku hanya melihat jasadmu yang tergantung
Dan kau sendiri di sana

Kompas – Oase – Puisiku – 080210

Kawanku mengikut dari pagi seperti kesenyapan yang berputar-putar di rahim ibu ketika aku masih sebagai janin. Suara tangisnya di antara nafas dan darahku.
Kawanku lahir pertama.
Ia waktu.

Kompas – Oase – Puisiku – 080210

Timbunan rontok
Bara biru
Me
n
e
te
s
,
,
________
di hati

Racun hitam
Kidung malam
Lampu jalan mewarnai sunyi
Menghunuskan belati
Mau memburai kota mati

‘Isa yang masih hidup
aku ingin mendulang arif
Menerima sejarah yang bertashrif
Seperti kau jalani
hidup yang hanif